Pemangkasan Tanaman Kopi

 

 

BUDIDAYA KOPI

 

 

 

 

 

 

 

PEMANGKASAN TANAMAN KOPI

Pemangkasan bertujuan untuk:

  1. Membentuk tanaman yang sehat dan mengatur tinggi tanaman sehingga memudahkan perawatan dan pemanenan
  2. Memperoleh cabang baru dalam jumlah yang dlkehendaki
  3. Memudahkan memperoleh sinar matahari guna merangsang pembentukan bunga
  4. Membuang cabang tua yang tidak produktif
  5. Memperbaiki peredaran udara guna merangsang penyerbukan bunga
  6. Membuang cabang yang terserang hama/penyakit (memudahkan penanggulangan hama/penyakit)

 

 

 

 

 

 

Pemangkasan Bentuk

 

Pemangkasan bentuk bertujuan untuk menciptakan bentuk pohon yang ideal. Pemangkasan dilakukan pada tanaman berumur 1-3 tahun.

 

Prinsip dasar pemangkasan bentuk :

  • Agar pohon tidak terlalu tinggi.
  • Agar pertumbuhan cabang-cabang samping lebih kuat dan panjang untuk mendukung pembuahan
  • Tinggi ideal pohon pangkasan 1,5 - 1,8 m.
  • Cabang primer teratas harus dipotong tinggi satu ruas.
  • Cabang sekunder yang tumbuh pada posisi 20 cm harus dipangkas bersih.
  • Pilih 2-3 cabang sekunder yang kuat dan letaknya menyebar pada setiap cabang primer untuk dipelihara, dan sisanya dipangkas.
  • Pemangkasan dilakukan pada akhir kemarau agar pertumbuhan cabang lebih baik dan kuat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemangkasan Produksi

 

Pangkas produksi maksudnya, pohon kopi sudah dalam keadaan siap berproduksi tinggi, seperti yang sudah diharapkan, atau usia yang sudah dewasa dengan usia pohon

di atas 3 tahun.

 

Pemangkasan yang dilakukan pada saat ini adalah:

  1. Cabang balik, cabang yang tumbuhnya mangarah ke pohon.
  2. Cabang saling tindih.
  3. Cabang yang tumbuh sebelah bawah cabang utama.
  4. Cabang yang tumbuh sebelah atas cabang utama, tetapi apabila cabang utamatidak produktif lagi atau terserang hama penyakit, maka cabang tersebut dipeliharauntuk menggantikan percabangan utama.
  5. Cabang cacing, cabang yang tumbuhnya tetap kerdil atau tidak mau panjang.
  6. Cabang terserang hama dan penyakit.
  7. Cabang kipas, cabang tersebut  terletak pada ujung cabang utama yang mirip seperti kipas.
  8. Tunas baru (wiwilan) yang menggangu pertumbuhan cabang produksi.
  9. Tunas air, tunas yang tumbuh pada bagian pohon yang dapat dapat menggantikan pohon utama .

 

Untuk pemangkasan tunas baru (wiwilan) dan tunas air, tidak usah menggunakan gunting,

cukup dengan menggunakan tangan dengan sistim menarik tunas tersebut, mengarah ke

atas, sedangkan untuk tunas air dengan sistem menarik ke arah bawah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan gambar:

 

a= tunas air (wiwilan)

b= tunas balik

c= tunas menggantung

e= tunas/cabang yang mati

f= tunas/cabang yang terserang penyakit

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pangkasan Rejuvinasi (Peremajaan)

 

Peremajaan sangat perlu dilakukan untuk mengembalikan potensi produksi tanaman kopi yang telah tua atau terserang penyakit. Terdapat dua metode dalam rejuvinasi, yaitu Metode Side Pruning dan metode Full Stumping.

 

Metode Side Pruning

Dilakukan dengan memangkas habis seluruh cabang disatu sisi dan membiarkan sisi berlawanan normal. Pemangkasan satu sisi nantinya akan mendorong tumbuhnaya tunas pada sisi yang telah dipangkas tadi. Seleksi satu tunas yang baik dengan kriteria; berada 30-45 cm dari permungkaan tanah, sehat dan kokoh.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Metode Full Stumping

 

Metode ini sebenarnya tidak direkomendasikan pada tanaman kopi karena dapat menghentikan produksi sampai 2 tahun. Namun metode ini wajib dilakukan bila tanaman terserang OPT (organisme pengganggu tumbuhan) dan membuat bagian tanaman atas harus di botong habis.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Ekstrak Bubur California sebagai Fungisida